Minggu, 27 Februari 2011

Pendekatan Tradisional Untuk Perumusan Teori Akuntansi


1.         Pendekatan non-Teoritis
Pendekatan non-teoritis adalah sutu pendekatan pragmatis (praktis) dan pendekatan kekuasaan. Pendekatan pragmatis terdiri atas penyusunan suatu teori yang terdiri atas penyusunan suatu teori yang ditandai oleh kesamaannyua dengan dunia nyata yang berguna dalam artian memberi solusi yanh sifatnya praktis, sedangkan pendekatan kekuasaan untuk perumusan suatu teori akuntansi, yang terutama digunakan oleh organisasi professional, terdiri atas penerbitan pernyataan sebagai regulasi dari praktek akuntansi.
2.         Pendekatan Deduktif
Pendekatan dedultif dalam penyusunan teori manapun diawali dengan dalil dasar dan diteruskan dengan pengambilan kesimpulan logis mengenai subjek yang dipertimbangkan. Langkah yang digunakan untuk memulai pendekatan deduktif adalah; 1) menentukan tujuan dari laporan keuangan, 2) memilih postulen dari akuntansi, 3) menghasilkan prinsip dari akuntansi, 4) mengembangkan teknik dari akuntansi.
3.         Pendekatan Induktif
Pendekatan induktif dalam penyusunann dari suatu teori diawali dengan observasi serta pengukuran serta berlanjut pada kesimpulan umum. Observasi diawali dengan observasi informasi keuangan dan dilanjutakan menyusun generalisasi dan prinsip-prinsip akuntansi. Pendekatan deduktif untuk untuk suatu teori mencakup 4 tahap ; 1) mencatat seluruh observasi, 2) menganalisis dan mengklasifikasikannya untuk mendeteksi adanya hubungan yang terulang kembali, 3) penurunan induktif dari generalisasi dan prinsip-prinsip akuntansi dari observasi yang menggambarkan hubungan yang terulang, 4) menguji generalisasi.
4.         Pendektan Etis
Inti dasar pendekatan etis adalah prinsip kewajaran, keadilan, ekuitas dan kenyataan. Kewajaran dalam pendekatan eris adalah tujuan yang diinginkan dalam penyusunan suatu teori akuntansi jika apapun dinyatakan dasarnya diveriviksi secara logis dan empiris dan jika itu dibuat operasional oleh suatu definisi yang cukup dan identifikasi dari propertinya.
5.         Pendekatan Sosiologi
Pendekatan sosiologi bagi permusan teori akuntansi menekankan pada pengaruh social dari teknik akuntansi hal ini merupakan pendekatan etis yang berpusat pada suatu konsep yang berpusat pada kewajaran yang lebih luas, kesejahteraan social.
6.         Pendekatan ekonomi
Pendekatan ekonomi dalam merumuskan suatu teori akntansi menekankan pada pengendalian prilaku dari dari indicator-indikator makro ekonomi yang dihasilkan oleh adopsi dari berbagai pihak akuntansi.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Modern Warfare 3